Lagi-lagi bertemu dengan teman-teman lama dan setelah ngobrol sana-sini, seorang teman nyeletuk, “ kamu tuh gaul banget deh” . Reaksi saya? Terdiam dan bertanya apa bener sebegitu gaulkah saya?. Sebenarnya kata-kata gaul itu seringkali dilontarkan pada saya mulai jaman kuliah dulu. Saya kurang tahu alasannya kenapa, tapi kata teman dekat saya karena saya ‘berisik’, hahaha!. Jadi sebenarnya menjadi gaul dan eksis itu ada tujuannya. Setidaknya bagi saya.
*ditulis oleh: Sari Oktafiana
Sebuah
kabar yang mengejutkan datang dari seorang kawan yang memutuskan untuk berpisah
dari kekasihnya. Setelah hubungan mereka berjalan 4 tahun. Cinta kasih harus
selesai saat itu pula. Apapula faktornya, bermacam-macam ada ego, ada nafsu
yaitu nafsu untuk saling kuasa dan menguasai dengan kata lain beda prinsip and
anything else.
Kabar yang lebih menghentak pula walaupun untuk
korupsi dan penyelewengan dana di perusahaan tempat adikku menjadi buruh
professional. Dalam dialog kami, yang merupakan keheranan bagiku,
membuatku untuk terus berpikir adalah “why do our eyes so green if we look money?
Everyone is difficult has sense of immunity with money although it isn’t our
right or behave. Or maybe money is so sweet and tenderly, isn’t it?”.
***
Recent comments
5 weeks 4 days ago
5 weeks 5 days ago
10 weeks 6 days ago
17 weeks 6 days ago
19 weeks 11 hours ago
23 weeks 6 days ago
24 weeks 20 hours ago
24 weeks 4 days ago
29 weeks 3 days ago
30 weeks 1 day ago