Adalah Kartini yang ingin berbagi dengan para sahabatnya di Belanda tentang apa dan bagaimana kondisi sosial di Indonesia saat itu. Tulisan-tulisan dalam surat yang menceritakan kondisinya dan lingkungan di sekitarnya itu, siapa nyana kelak akan didokumentasikan dan menjadi bagian penting bagi sejarah.
Saya pernah bercerita kepada seorang kawan, "eh, kemarin aku ikut power lunch-nya Hermawan Kertajaya lho". Kawan saya itu yang kabarnya sedang merintis online shop malah balik tanya, "ih, ngapain sih ikut begituan..". Saya diam sejenak dan menjawab, "itu penting".
Identitas, kata kelompok eksistensialis adalah hal yang penting. Saya suka dan menghargai orang yang memanggil saya sofia kartika daripada dikenali identitasnya sebagai istrinya si ini atau anaknya si itu atau kelak ibunya si ini. Begitupun identitas melalui blog.
Ini topik yang menarik di antara sekian topik diskusi paralel di BPPT, yang merupakan gelaran Komnas Perempuan akhir November lalu. Seperti yang pernah saya tulis soal online activism, dan beberapa kali memperhatikan status seorang teman yang menyatakan dan mempertanyakan bagaimana memaksimalkan information technology dengan isu, gerakan dan organisasi perempuan. Adakah hubungan antara keberlanjutan aktivisme dan dunia online itu? Pastinya!
Bisa jadi ‘rasa’ tulisan ini agak berbeda. Iya, inspirasi tulisan ini memang datang dari seminggu yang lalu mendapatkan kesempatan menyaksikan gelaran fashion, Jakarta Fashion Week. Kenapa saya mau hadir? Selain penikmat kain dan desain cantik, saya ingin tahu bagaimana cara desainer papan atas Indonesia yang muncul di JFW ini mengolah cita rasa kain tradisional berbagai daerah dalam bentuk desain yang unik.
Recent comments
5 weeks 1 day ago
5 weeks 2 days ago
10 weeks 3 days ago
17 weeks 3 days ago
18 weeks 4 days ago
23 weeks 3 days ago
23 weeks 4 days ago
24 weeks 1 day ago
29 weeks 7 hours ago
29 weeks 5 days ago